Peraturan Futsal

PERATURAN PERTANDINGAN FUTSAL ARTEFAC UNS 2012

A.    Persyaratan Tim

a.    Setiap tim futsal terdiri dari 15 orang, 12 pemain, 3 official (pelatih, manajer, dan tim medis atau pendamping).
b.    Pemain wajib membawa bola basket sendiri untuk pemanasan.
c.    Pemain yang mempunyai penyakit tertentu, diwajibkan membawa obat-obatan pribadi.
d.    Pelatih (head coach) dan official maksimal 3 orang dari setiap tim wajib menggunakan sepatu dan pakaian yang rapi (semiformal dress).
e.    Tim yang tidak melakukan ketentuan point diatas, tidak diperkenankan mengikuti pertandingan.

B.    Peraturan Umum Pertandingan :

Regulasi secara keseluruhan  pertandingan  futsal  ARTEFAC   2013 merupakan  peraturan  yang  berlaku  pada permainan  futsal  pada  umumnya. Peraturan  ini  mengacu  pada  standar  peraturan  yang  direkomendasikan oleh Badan Futsal Nasional (BFN).

C.    Peraturan Khusus :

Peraturan khusus pada kompetisi futsal ARTEFAC merupakan peraturan tambahan dari panitia, yang meliputi :

1.    Sistem Pertandingan

a.    Kompetisi futsal ARTEFAC menggunakan sistem setengah kompetisi atau dibagi menjadi dua fase, yaitu pertama fase penyisihan grup dan yang kedua fase knockout.
b.    Pada  fase  penyisihan  grup  terdapat  4  grup  dimana  satu  grup  terdiri  dari  4 tim.
c.    Sistem  pada  fase  penyisihan  grup  menggunakan  klasemen  dimana  juara  grup  dan  runner-up grup berhak  melaju ke fase knockout.
d.    Waktu :

i.    Waktu pertandingan pada babak kualifikasi adalah 2 x 10 menit, waktu jeda istirahat adalah 5 menit .
ii.    Waktu pertandingan pada babak quarter final 2 x 15 menit, waktu jeda istirahat adalah 5 menit.
iii.    Waktu pertandingan pada semi final dan final 2 x 20 menit, waktu jeda istirahat adalah 10 menit.
iv.    Time out hanya diberlakukan pada fase knockout.  Waktu time-out adalah 1 menit, setiap tim memiliki satu kali kesempatan time-out dalam 1 babak pertandingan. Time-out tidak bisa dilakukan dalam waktu 3 menit terakhir tiap babak.

2.    Sistem Perhitungan Poin :

a.    Menang akan diberi poin 3, seri diberi poin 1, dan kalah diberi poin 0.
b.    Jika terjadi persamaan poin pada akhir klasemen, maka penentuan peringkat adalah berdasarkan hal-hal  berikut dengan urutan prioritas, yaitu : selisih gol, produktivitas gol, head-to-head, dan play-off.

3.    Dalam  fase  knockout akan  mempertandingkan  8 tim dari tim yang lolos dari fase penyisihan grup. Dimana ketentuan siapa yang berhak memainkan pertandingan tertera pada jadwal pertandingan.

4.    Pada  fase  kedua  diterapkan  knockout dan  jika  pertandingan  seri  akan  dilanjutkan  dengan babak tambahan  (extra time 2x5menit) menggunakan  sistem  silver  goal.  Jika  pertambahan  babak  belum  juga menghasilkan pemenang maka akan dilakukan adu tendangan penalti.

5.    Adu tendangan penalti dilakukan dengan sistem yang sama dengan permainan sepakbola, tetapi hanya dilakukan 3 kali tendangan.

6.    Jika skor masih sama setelah dilakukan 3 tendangan penalti, maka akan dilakukan tendangan penalti ke-4.  Tendangan  penalti  ke-4  ini  ditentukan  dengan  coin  toss,  pihak  yang  memenangkan  coin  toss boleh memilih apakah akan menjadi penendang atau menjadi kiper.

D.    Perlengkapan Pemain :

Dasar perlengkapan yang diwajibkan bagi tiap pemain adalah :

1.    Seragam atau kostum pemain WAJIB sama dalam satu tim.
2.    Seragam  atau  kostum  WAJIB  menggunakan  nomor  punggung  yang  jelas  dan  tetap  untuk  setiap pemain di setiap pertandingan.
3.    Pengaman kaki (shinguards) WAJIB dikenakan dalam satu tim.
4.    Sepatu yang sesuai.
5.    Penjaga  gawang  diperkenankan  menggunakan  celana  panjang,  tidak  wajib  menggunakan  sarung tangan, dan menggunakan kostum yang berwarna berbeda dengan pemain satu tim.

E.    Peraturan Tambahan :

1.    Setiap tim yang akan bertanding WAJIB datang satu jam sebelum pertandingan dimulai.
2.    Setiap  tim  yang  bertanding  WAJIB  didampingi  minimal  1  orang  official  yang  telah  terdaftar  saat registrasi.
3.    Coach dan atau official WAJIB menggunakan pakaian rapi dan sopan dan tidak menggunakan celana pendek.
4.    Setiap tim WAJIB menjunjung tinggi SPORTIVITAS dengan tidak memicu dan tidak melakukan keributan.
5.    Setiap  tim  WAJIB  membayar  denda  atau  menerima  konsekuensi  atas  pelanggaran  yang  dilakukan terhadap peraturan yang telah disepakati.
6.    Akan dilakukan 3 KALI PANGGILAN dalam jangka waktu 5 menit kepada tim yang belum hadir dilapangan pertandingan saat tim tersebut seharusnya bertanding.
7.    Jika  sudah  dilakukan  panggilan  ketiga  tim  yang  bertanding  belum  juga  hadir  di  lapangan pertandingan, maka tim tersebut dianggap WO.
8.    Tim  dari  LUAR  KOTA   yang  datang  terlambat  karena  kesalahan  panitia  tidak dinyatakan WO.
9.    Tim yang divonis WO akan dicatat kalah dengan skor 5-0. Pemain yang terkena kartu kuning WAJIB membayar denda Rp. 20.000,00 dan jika mendapat kartu kuning kedua, denda yang WAJIB dibayar adalah sebesar Rp. 50.000,00.
10.    Akumulasi  kartu  kuning  (mendapat  kartu  kuning  di  dua  pertandingan  berturut-turut)  tidak  dapat mengikuti 1 pertandingan berikutnya.
11.    Pemain yang terkena kartu merah WAJIB membayar denda sebesar Rp. 50.000,00 dan tidak dapat mengikuti 1 pertandingan berikutnya.
12.    Pemain  cadangan  dapat  masuk  ke  lapangan  dua  menit  setelah  rekan  setimnya  dikeluarkan,  kecuali tercipta gol oleh lawannya sebelum masa dua menit berakhir dan pemain telah secara sah diizinkan oleh time keeper.
13.    Pada pertandingan final, hukuman larangan bermain akibat kartu, DIPUTIHKAN. Keputusan wasit pada kompetisi ARTEFAC bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.